Cara Entrepreneur Terlepas Dari Depresi

Cara Entrepreneur Terlepas Dari Depresi

Semua orang memandang sama terhadap depresi, yaitu sebuah tempat yang gelap dan sunyi. Entrepreneur bahkan menghadapi berbagai tantangan unik saat mengalami depresi. Hal itu dikarenakan bagi kebanyak entrepreneur, kesehatan personal mereka menjadi refleksi dari kesehatan bisnisnya.

Saat merasa depresi, Anda jadi tidak produktif. Saat tidak produktif, maka bisnis yang jadi korbannya. Saat bisnis jadi korban, depresi jadi lebih mendalam. Begitu seterusnya.

Entrepreneur menyadari bahwa kesuksesan bisnis mereka sebagai gambaran keberhasilan diri - yang artinya kesuksesan bisnis adalah kesuksesan personalnya.

Jadi, bagaimana cara entrepreneur mengatasi momen depresi mereka? Berikut rangkumannya:

1. Melihat Masa Kini
Memiliki visi dan jadi orang yang berorientasi masa depan dibutuhkan dalam dunia entrepreneurship. Tapi bila gambaran akan masa depan membuat Anda dipenuhi rasa depresi, akibat membayangkan sulitnya mencapai tujuan yang diharapkan, maka sudah waktunya bagi melihat momen yang tengah berjalan saat ini. Melirik berbagai realitas yang tengah terjadi. Dari situ terkadang munculnya inspirasi.

2. Memiliki Tempat Berbagi
Tidak mudah bagi entrepreneur untuk berbagi. Setiap informasi cenderung dianggap berharga dan rawan diketahui orang lain. Tapi entrepreneur yang sadar batas, pasti memiliki satu orang terpercaya tempatnya melepaskan semua rahasia yang ada di kepalanya. Keluarga selalu bisa menjadi tempat tersebut.

3. Mengevaluasi Realitas
Saat depresi, seseorang cenderung fokus pada semua hal yang belum ia capai dan sungguh-sungguh berfokus pada keinginan yang belum di tangan.

Entrepreneur yang mengerti akan melatih terus dirinya untuk melihat ke belakang, mencari tahu, dan merayakan (kembali) apa yang pernah dicapai. mengobservasi dan mengapresiasi setiap langkah, besar ataupun kecil. Sedikit menikmati realitas yang sudah di tangan.

4. Terlepas Sejenak Dari Informasi
Mungkin Anda pernah 'dibombardir' oleh postingan di facebook yang menceritakan kisah sukses banyak orang. Orang depresi, justru menganggap cerita 'motivasi' tersebut sebagai sesuatu yang menjatuhkan mereka. Sebab, pada akhirnya yang depresi akan membanding-bandingkan dirinya dengan kisah sukses yang ia baca. "lihat yang sudah dia capai, sementara saya masih stuck di tempat yang sama." Mungkin itu yang ada di fikiran orang depresi.

Entrepreneur yang mawas akan sejenak menjauh dari berbagai informasi luar. Sejenak ber "me-time" dan menenangkan diri. Selalu ada jalan keluar pada fikiran yang tenang.

Depresi itu hanyalah sebatas yang ada di fikiran. Sejauh masih bisa mengendalikannya, tidak perlu ada bisnis yang dikorbankan.

Source: entrepreneur.com

Komentar

belum ada komentar

Silahkan Log In terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

artikel terkait

Dalam mencapai keberhasilan bagi bisnis diperlukan dukungan dari mentor, tim ...

Tuesday, 17 March 2015

Bagaimana definisi sukses menurut Anda? Menggunakan kamus online di kbbi ...

Thursday, 19 March 2015