Anda Termasuk Buruk Dalam Manajerial?

Anda Termasuk Buruk Dalam Manajerial?

Bayangkan kalau saat ini Anda tengah bekerja pada seorang manajer yang memberi beban tidak realistis pada setiap pundak timnya. Atau lebih buruk lagi, Anda mungkin adalah manajer tersebut? Kenyataannya adalah bahwa tidak ada manajer yang sempurna, dan butuh kemampuan mumpuni yang memakan waktu untuk belajar menjadi manajer lebih baik.

Pada kasus tertentu, baik atau buruknya manajer itu adalah penilaian subjektif. Dan bagaimanapun, penilaian subjektif itu juga mampu mempengaruhi kinerja tim.

Yang jadi pertanyaan adalah, apakah Anda termasuk manajer yang baik atau jauh sebaliknya? 4 hal berikut bisa menjadi penuntun evaluasi diri:

1. "Lakukan Sesuai Yang Saya Katakan" atau "Lakukan Seperti Yang Saya Sudah Kerjakan"

Manajer yang hebat sepatutnya menjadi contoh. Bila Anda tidak mampu konsisten, sering terlambat, dress code seenak jidatnya, maka saksikan saja hasilnya pada tim sendiri dan jangan marahkan mereka karena mencontoh dari yang "lebih tua."

2. Anda Tidak Memenuhi Kualifikasi
Entah persoalan nepotisme atau sejenisnya. Yang jelas bila saat ini Anda mengakui bahwa bidang yang tengah dipimpin tidak diperoleh sesuai kapasitas, maka semoga berhasil dengan tim yang loyo karena Anda sendiri belum tentu bersemangat. Tidak semua manajer pantas untuk posisi yang mereka tempati saat ini hingga akan datang waktunya dimana orang-orang menyadari betapa tidak capable nya Anda di posisi tersebut. Hasilnya? Yep. Reputasi.

3. Meeting Addict
Bukannya apa-apa. Saya juga sepakat bahwa meeting itu perlu untuk memperoleh mufakat secara musyawarah. Tapi terlalu sering (atau terlihat seperti kecanduan), maka makin terlihat pula bahwa Anda adalah tipe manajer yang tidak bisa menghargai waktu atau tidak pintar memanfaatkan waktu. Sejauh ini yang diketahui bahwa orang yang tidak pintar mengatur waktu tidak layak jadi pengatur.

4. Tidak Memperlakukan Setiap Orang Dengan Sama
Karakter orang seperti apa yang tidak Anda sukai? Di mata orang lain (ini realistisnya) jarang ada yang peduli. Bahkan dalam dunia professional, setiap orang ingin dipandang sama yang artinya tidak ada yang peduli dengan karakteristik yang tidak Anda sukai. Bila tidak mampu memiliki pandangan merata pada setiap perbedaan yang dimiliki anggota tim, maaf, Anda sangat gagal menjadi manajer.

Selama menjadi manajer Anda merasa punya masalah dengan salah satu point di atas? Maaf. Tapi bila iya, berarti sudah diketahui alasan tim Anda bekerja loyo dan lakukan sesuatu untuk merubahnya!

Komentar

belum ada komentar

Silahkan Log In terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

artikel terkait

Bagi pebisnis pasti sudah familiar dengan pentingnya brand alias merk ...

Tuesday, 7 April 2015

Bisa saja Anda merasa bahwa 24 jam sehari itu bukanlah ...

Tuesday, 21 April 2015