Cara Sederhana Jadi Super Produktif

Cara Sederhana Jadi Super Produktif

Bisa saja Anda merasa bahwa 24 jam sehari itu bukanlah waktu yang cukup. Bergerak dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain, dari subuh sampai malam yang tidak jarang pada akhirnya menghasilkan kekecewaan. Saat baru mencoba bersantai, Anda kembali tersadar dengan pekerjaan lainnya. Akibat jadwal yang hyper-padat, Anda hanya bisa mengerjakan 50 pekerjaan dengan 50% daya efektifitas. Seiring waktu, membuat Anda terbiasa dengan hasil pekerjaan di bawah standar.

Pertanyaannya, kenapa setiap usaha keras Anda tidak berhasil maksimal? Bukannya makin maju karena punya pekerjaan banyak, malah makin merosot?

Masalahnya terletak pada apa yang dilihat. Anda melihat apa yang orang lain mampu kerjakan. Berpedoman pada mereka yang selalu mampu menyelesaikan banyak pekerjaannya namun jarang sekali terlihat stress. Semacam manusia super di lingkungan organisasi yang menunjukkan ciri manusia super produktif sebenarnya. Anda hanya mencoba melihat banyaknya pekerjaan yang mereka berhasil kerjakan tanpa mampu mencari tahu metode yang digunakan untuk melakukan hal tersebut. Terbiasa mencontoh dari banyak, bukan metode. Disitulah letak kesalahannya.

Makanya, metode manusia super tersebut sudah saya uraikan dalam 3 poin berikut dan semoga bisa Anda terapkan:

1. Kembali Pada Tugas Utama
Seiring perkembangan, mulai banyak orang yang memandang kita sebagai sosok nan mampu mengerjakan segala hal. Ditambah lagi dengan doktrin video inspiratif yang menonjolkan etos kerja luar biasa. Hal ini membangun persepsi bahwa "bila Anda tidak bekerja 24 jam sehari, maka Anda tidak akan pernah menjadi pebisnis sukses seperti yang dilihat."

Kenyataannya, orang-orang yang menonjol efektifitasnya hanya terfokus pada tugas pokok mereka sendiri. Banyak orang menyarankan mereka untuk mengatakan "Ya" pada semuanya, tapi pandangan efisiensinya memilih "Tidak" pada kebanyakan hal. Dengan begitu, jadwal yang mereka buat tetap terkonsentrasi pada hal krusial yang harus dikerjakan.

Saat terbangun di pagi hari, tuliskan objektif paling penting di hari tersebut. Bila ada pekerjaan baru berdatangan, jangan sungkan mengatakan "Tidak" bila tugas tersebut tidak penting atau delegasikan pada yang lain bila memungkinkan.

Mampu mengerjakan beberapa hal dengan sangat baik jauh lebih penting ketimbang mengerjakan semua hal dengan hasil rata-rata.

2. Sadari Habisnya Tingkat Kedisiplinan
Study sudah membuktikan bahwa setiap orang memiliki kedisiplinan tinggi untuk dibagi. Bila digunakan berlebihan, akan membuat Anda kehilangan kedisiplinan itu sendiri. Karenanya penting untuk menyisihkan waktu bersantai dan mengumpulkan kembali energi yang hilang.

Contoh paling sempurnanya bisa dilihat dari orang yang kelihatannya terbiasa makan menu sehat. Saat Anda bertanya pada orang tipe tersebut mengenai habit mereka, beberapa orang akan menjawab bahwa terkadang mereka juga memiliki satu hari dimana merasa harus menyingkirkan semua hal seputar diet. Sebagai wujud hadiah selingan yang diberikan pada tubuh idamannya, dan mengisi ulang kedisiplinan untuk stok beberapa minggu ke depan.

3. Berhenti Membuang Waktu
Coba perhatikan lagi dengan seksama jadwal pertemuan Anda. Apakah ada di antara jadwal pertemuan tersebut yang sebenarnya bisa dilakukan lewat saluran telepon? Jika ada, kenapa harus buang-buang waktu bertatap muka. Oke mungkin saat ini Anda tengah berfikir bahwa pentingnya bertatap muka itu perlu untuk menjaga hubungan baik. Dan itulah kenapa saya meminta supaya Anda "Perhatikan lagi dengan seksama" pada jadwal pertemuan tersebut. Cari mana yang tidak mengurangi rasa dalam hubungan sekalipun harus bertemu via suara.

Semoga sukses menjadi super produktif.

Komentar

belum ada komentar

Silahkan Log In terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

artikel terkait

Bayangkan kalau saat ini Anda tengah bekerja pada seorang manajer ...

Monday, 20 April 2015

Banyak orang yang beralih dari pekerja kantoran menjadi pebisnis muda ...

Tuesday, 26 May 2015