Dari Lalu Lintas Lahir Cara Pintas  Peluang Yang Datang Dari Kemacetan

Dari Lalu Lintas Lahir Cara Pintas Peluang Yang Datang Dari Kemacetan

Berbicara mengenai kemacetan di Ibu kota khususnya Jakarta memang tak pernah ada habisnya. Semakin hari jakarta makin penuh sesak dengan kendaraan bermotor. Namun, hal tersebut tidak bisa kita pungkiri, Berdasarkan data dari Polda Metro Jaya, jumlah kendaraan di Jakarta semakin bertambah, misalnya di tahun 2016 ke tahun 2017 jumlah kendaraan bermotor bertambah sekitar 34.569 unit, dari 10.905.533 unit menjadi 10.940.102 unit.

Dari jumlah tersebut, jenis kendaraan yang mendominasi jalanan Jakarta adalah sepeda motor dan mobil pribadi, Apabila dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, sampai akhir tahun 2015 sebanyak 13.989.590 motor dan 3.469.168 mobil. Tahun 2014 ada 13.084.372 motor dan 3.266.009 mobil atau mengalami kenaikan sebanyak 6,4 persen.

Dari data di atas tentunya tidak masuk akal mengharapkan kemacetan Jakarta berkurang, jika semakin hari jumlah kendaraan ibu kota justru terus bertambah.

Kemacetan yang terjadi di kota Jakarta ini membuatnya disebut kota termacet di Indonesia. Akan tetapi, Berdasarkan Data Direktorat Sistem Transportasi Perkotaan (BTPS) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Jakarta berada di posisi kedua dari sepuluh kota besar dengan lalu lintas terdapat di Indonesia. Peringkat pertama dipegang oleh Kota Hujan, Bogor. Rata-rata kecepatan kendaraan di Jakarta berkisar 10-20 km per jam, dengan rasio volume per kapasitas (VC ratio) mencapai 0,85%, dibandingkan dengan Bogor yang memiliki rata-rata kecepatan 15,32 km/jam, dengan VC ratio 0,86.

Dampak Macet Terhadap Biaya Transportasi

Kemacetan tidak hanya mengakibatkan pengguna jalan stress, waktu terbuang, mengurangi jam belajar atau jam kerja, dan hilangnya pendapatan saja, tetapi juga biaya transportasi di Jakarta menjadi meningkat dan mahal.

Menurut Dewan Transportasi Jakarta, Rata-rata warga Jakarta saat ini mengeluarkan 20 hingga 30 persen penghasilannya untuk bepergian dengan transportasi umum. Angka ini cukup besar seharusnya masyarakat hanya mengeluarkan 14 % biaya yang dikeluarkan dari total penghasilan dan itu sudah angka maksimal.

Dampak Macet Terhadap Produktivitas

Kemacetan yang semakin parah di Ibu Kota membuat tingkat produktivitas masyarakat menurun. Bahkan kemacetan menyebabkan kerugian hingga triliunan rupiah. Indikasi menurunnya produktivitas ini dapat dilihat dari waktu bekerja di Jakarta semakin hari semakin menurun. Misalnya, kalau sebelum ada kemacetan jarak dari rumah ke kantor yang biasanya satu jam sekarang bisa dua hingga tiga jam.

Dari Hambatan Lahir Peluang

Kondisi ini sangat mempengaruhi produktivitas dan kualitas masyarakat kota, di mana lebih dari 5 jam waktu hidupnya habis di jalan, 9 jam untuk bekerja, dan 8 jam untuk tidur. Jika seperti itu kondisinya, lalu kapan mereka dapat menikmati hidupnya, bersosialisasi dan menjadi lebih kreatif?

Macet memang membuat masyarakat menjadi kurang produktif dan tidak kreatif tapi itu hanya berlaku pada segelintir orang saja. Malah bagi sebagian orang macetnya Ibu Kota menjadi peluang bagi mereka yang jeli dalam hal berbisnis. Seiring berkembangnya teknologi, masyarakat berlomba-lomba membuka bisnis secara online, baik bisnis berupa barang maupun jasa. Sehingga konsumen tidak perlu datang lagi ke toko atau tempat penyedia jasa, Cukup dengan membuka aplikasi yang ada di smartphone, masyarakat sudah dapat belanja kebutuhan sehari-hari, naik kendaraan umum dengan tarif yang terjangkau seperti ojek atau taksi online, serta memilih tempat makan atau belanja yang terdekat dari lokasi di mana konsumen berada.

Berikut ini beberapa bisnis online yang berkembang pesat di masyarakat:

Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi.

Tingginya tingkat kemacetan saat ini menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan masyarakat perkotaan menggunakan layanan jasa transportasi online. Jasa transportasi online dipilih karena memang banyak sekali keuntungannya. Salah satu keuntungan yang bisa diraih oleh para pengguna layanan jasa online tersebut adalah bisa menghemat waktu tempuh. Selain itu juga mereka bisa menghemat uang karena banyak sekali promo yang ditawarkan. Transportasi online pun sekarang telah menjadi sebuah pilihan agar bisa pergi ke suatu tempat dengan cepat dan praktis. Dengan semakin diminatinya transportasi online oleh masyarakat maka banya para pelaku bisnis yang telah ada dan bermunculan di Indonesia, Saat ini saja sudah ada 5 transportasi online, seperti gojek, grab, uber dan sebagainya.

Jasa Kurir/Delivery

Tidak bisa dipungkiri bisnis jasa kurir mampu mengimbangi perkembangan bisnis e-commerce juga terjadi di Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari peningkatan pengiriman yang terjadi pada saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dimana selama 3 hari, terjadi kenaikan hingga 50%.

Harus diakui bahwa bisnis e-commerce -lah yang turut membuat bisnis jasa kurir mengalami peningkatan. Dikatakan juga selama tahun 2016, telah terjadi peningkatan hingga 30-40%. Bisnis jasa kurir yang mengalami peningkatan juga dikarenakan pemain jasa kurir menggunakan aplikasi online yang mempermudah masyarakat untuk menggunakan jasanya.

Bisnis e-commerce yang mengalami peningkatan signifikan di Indonesia turut mendorong pertumbuhan bisnis jasa kurir. Tidak hanya itu peningkatan jumlah penggunaan smartphone juga ikut mempengaruhi karena banyak hal yang bisa dilakukan dengan smartphone tidak hanya berkomunikasi tapi juga berbelanja online tapi juga menggunakan aplikasi untuk melakukan hal lain seperti mengirim barang.

Walaupun saat ini banyak hal dilakukan secara online, namun tetap saja ada hal-hal yang masih harus dikirimkan oleh jasa kurir. Bukan hanya soal berbelanja online, tapi juga dokumen-dokumen penting yang masih belum aman untuk dikirimkan secara online. Namun, proses untuk menggunakan jasa kurir yang tepat dapat dilakukan secara online.

Teknologi yang digunakan tidaklah menjadi ancaman bagi pelaku bisnis jasa kurir justru dapat menjadi peluang untuk lebih meningkatkan bisnis jasa kurir di tahun mendatang. Maka dari itu, seiring dengan perkembangan teknologi, turut meningkatkan industry bisnis di Indonesia, termasuk bisnis jasa kurir.

E-Commerce Dan Online Shop

Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan e-Commerce tertinggi di dunia. Beberapa tahun terakhir, makin banyak pelaku usaha, baik perusahaan besar maupun ritel, beralih atau mengembangkan usaha ke arah digital.

Jumlah pelaku e-Commerce akan terus bertumbuh, hal ini diperkuat dengan sejumlah survei lembaga riset teknologi informasi komunikasi dalam dan luar negeri. Data Sensus Ekonomi 2016 dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, industri e-Commerce Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir tumbuh sekitar tujuh belas persen dengan total jumlah usaha e-Commerce mencapai 26,2 juta unit. Sementara itu, riset global dari Bloomberg menyatakan, pada 2020 lebih dari separuh penduduk Indonesia akan terlibat di aktivitas e-Commerce.

Teknologi Menghadirkan Solusi Kebutuhan.

Teknologi memang dapat menghadirkan solusi yang tepat dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, misalnya saja saat lalu lintas ‘tidak lagi bersahabat’, karena hampir setiap jalan terjadi kepadatan arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk misalnya, warga Jakarta mungkin bisa menghabiskan waktu satu jam di jalan untuk jarak yang bisa ditempuh dengan 10 menit dalam kondisi lalu lintas normal. Dengan adanya teknologi hal itu dapat diantisipasi sebelumnya, caranya dengan memanfaatkan aplikasi smartphone yang dapat membantu kamu terhindar dari macet, seperti waze aplikasi navigasi berbasis global positioning system (GPS). Kita dapat memilih beragam kategori mengenai apa yang sedang terjadi di jalan raya, dari kemacetan, kecelakaan, hingga perbaikan jalan. Ada juga pilihan menu chatting dengan sesama pengguna. Aplikasi ini bisa diunduh gratis dan difungsikan di ponsel pintar dan perangkat digital lain. Apabila Anda tidak ingin macet-macetan dan enggan membawa kendaraan pribadi, Anda juga bisa mengunduh aplikasi transportasi dan Anda bisa memesan ojek atau taksi secara online. Tidak hanya itu, kemajuan teknologi juga dapat memudahkan kamu untuk berbelanja tanpa harus pergi ke toko dan tanpa bermacet-macetan di jalan untuk menuju tempat berbelanja, cukup dengan membuka aplikasi di smartphone, website atau online shop di media sosial kamu sudah bisa belanja barang kebutuhan Anda.

Aplikasi LOKAmedia

Selain aplikasi di atas, adapun aplikasi buatan lokal yang dapat membantu Anda yang ingin mencari barang, jasa atau kebutuhan lainnya yang terdekat dengan lokasi di mana Anda berada yaitu Aplikasi LOKAmedia.  

LOKAmedia adalah search-engine berbasis lokasi dengan database penyedia produk dan jasa paling lengkap, selalu update, yang bisa langsung dapat diakses melalui situs lokamedia.com dan LOKAmedia mobile App di Smartphone Android Anda. Sebagai user, Anda akan mendapatkan informasi terbaru dari semua produk dan jasa yang Anda cari hanya dengan memasukan kata kunci (keyword) pencarian.

Penetrasi internet di Indonesia memang telah meningkat sejak 2010. Saat ini, sekitar sepertiga dari populasi di kota-kota besar sudah memiliki akses ke internet. Maka tak heran jika hal itu dapat menyebabkan masyarakat lebih menyukai belanja online dibandingkan dengan pergi ke toko untuk berbelanja, dengan alasan lebih praktis.   

Fenomena ini mengakibatkan para pebisnis barang dan jasa mau tidak mau terjun kedalam bisnis online. Karena jika tidak mengikuti tren pasar dan konsumen saat ini, usaha mereka dapat dipastikan gulung tikar. Oleh karena itu mereka pun harus memiliki strategi baru untuk memasarkan bisnisnya. Tetapi, sebelum melakukan pemasaran secara online para pebisnis harus mengetahui target dari pemasaran barang dan jasa itu sendiri. Berikut ini beberapa langkah yang harus dilakukan ketika menentukan target market Anda, seperti: Kenali Siapa Customer Anda, Kenali Siapa Kompetitor Anda, Analisis Produk atau Service Yang Anda Jual, Pilih Demografi Yang Spesifik Sebagai Target MarketdanPertimbangkan Psikografi dari Target Market Anda.

Namun, Kini Anda tidak perlu bingung untuk mempromosikan bisnis Anda, cukup daftarkan bisnis Anda di LOKAmedia melalui website atau mobile App yang dapat diunduh di smartphone Android secara gratis. Ketika bisnis Anda sudah terdaftar, otomatis produk barang dan jasa yang Anda tawarkan sudah masuk ke daftar usaha yang dapat diakses dengan mudah oleh konsumen melalui situs LOKAmedia.com dan juga melalui aplikasi LOKAmedia Mobile App di smartphone Android. Dan konsumen dapat membeli produk barang dan jasa dari produsen atau penjual produk yang diinginkannya paling dekat dari lokasi konsumen berada yaitu berjarak antara 5 km hingga 25 km saja.

 

Dari informasi di atas dapat disimpulkan bahwa kemacetan ibu kota ternyata menyimpan sesuatu yang sangat menguntungkan bagi orang yang jeli melihat peluang bisnis dari kondisi tersebut. Serta hal itu tidak menjadi hambatan bagi mereka yang ingin maju dan mengembangkan bisnisnya.   

  

 

 

 

 

 

 

Komentar

belum ada komentar

Silahkan Log In terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

artikel terkait

MENYELESAIKAN MASALAH BISNIS TANPA PENGADILAN
Oleh: Rillo Priyo Prambudi, Anggota ...

Wednesday, 23 August 2017

Belakangan ini perkembangan teknologi sangat pesat. Teknologi sangatlah berpengaruh di ...

Wednesday, 20 September 2017