Happy Shopping Sista and Agan! (Part 2)

Happy Shopping Sista and Agan! (Part 2)

How To Poke Tease Their Heart And Win Their Thumb
Saat ini online shop atau toko online sudah menjamur. Banyak produk-produk yang yang ditawarkan di online shop, dari mulai kebutuhan sehari-hari ataupun hanya sekedar kebutuhan tambahan seperti aksesoris, baik itu kebutuhan bagi anak-anak hingga dewasa. Semua produk tersedia di online shop, mulai dari kebutuhan primer hingga sekunder. Adapun beberapa produk yang ditawarkan dan laris terjual saat dipasarkan di bisnis online shop, seperti: produk kosmetik, produk rumah tangga, perlengkapan bayi, maupun fashion. Hal ini tentunya dapat memicu persaingan yang ketat bagi pebisnis online shop. Maka sebagai pebisnis online shop Anda wajib mengetahui barang atau produk apa yang akan Anda jual. Apakah Anda akan menjual produk buatan sendiri atau menjual barang dari orang lain atau distributor?

• Memproduksi Barang Sendiri.
Memproduksi barang sendiri dan memasarkannya di online shop adalah cara yang paling sering dipilih oleh orang-orang yang berjualan barang atau jasa sesuai hobinya. Misalnya, pembuat kue, pembuat perhiasan, produk kecantikan dan masih banyak lagi. Dengan memproduksi barang sendiri, Anda bisa mengatur tingkat kualitas barang jualan dan juga bisa membangun merek Anda sendiri, tapi di saat yang bersamaan, memproduksi barang sendiri juga memakan lebih banyak biaya, waktu, dan tenaga. Biaya yang dikeluarkan jika memproduksi barang sendiri adalah biaya untuk membeli bahan-bahan mentah, biaya tempat penyimpanan dan juga biaya pekerja. Anda juga harus ingat, tidak semua barang jualan bisa diproduksi dengan tangan. Barang yang bisa Anda buat akan terbatas pada kemampuan Anda dan juga bahan-bahan yang tersedia. Memproduksi barang jualan sendiri bisa dilakukan oleh orang-orang kreatif yang mempunyai ide unik mereka sendiri. Mereka juga harus tahu bagaimana cara mendapatkan bahan-bahan baku untuk memproduksi barang tersebut. Memproduksi barang sendiri juga hanya bisa dilakukan oleh orang yang tahu bagaimana cara mengontrol tingkat kualitas dan merek dengan tujuan untuk menjaga biaya produksi serendah mungkin.

• Menjual Barang Dari Orang Lain Atau Distributor.
Membeli barang dari orang lain adalah proses yang sangat mudah dan cepat. Anda hanya tinggal membeli barang langsung dari orang tersebut atau dari distributor dengan harga yang jauh lebih murah jika dibandingkan membuat sendiri, yang kemudian akan dijual lagi dengan harga yang lebih tinggi. Membeli barang dari orang lain atau distributor memiliki lebih sedikit resiko jika dibandingkan dengan memproduksi barang sendiri. Contohnya, membeli barang dari pabrikan berarti Anda akan menjual barang yang sudah dimiliki mereka sendiri dan sudah dikenal oleh para pembeli. Anda tidak perlu menghabiskan uang dan waktu untuk memproduksi barang baru yang belum terkenal dan belum tentu laku dipasaran. Anda juga bisa dengan mudah mengontrol jumlah barang yang Anda mau beli. Jumlah minimum order yang bisa Anda pesan tergantung kepada masing-masing pabrik atau distributor, tetapi biasanya aturannya sangat fleksible dan Anda bisa membeli barang paling sedikit satu unit. Membeli barang dari orang lain atau distributor dan menjualnya kembali adalah pilihan yang tepat jika Anda ingin bisnis Anda berkembang dengan pesat atau jika Anda ingin menjual berbagai macam barang didalam satu online shop yang sama.

Meski demikian, menjual suatu produk baik produk buatan sendiri maupun menjual produk dari orang lain atau distributor tidaklah mudah, ada saja tantangan yang akan Anda hadapi dalam menjual produk yang Anda tawarkan pada konsumen.

• Tantangan Menjual Produk Sendiri.
Menjual barang atau jasa buatan sendiri kepada konsumen mungkin menjadi kepuasan tersendiri bagi Anda. Yang mana hasil dari ide dan kreativitas Anda diterima oleh konsumen. Tapi untuk menjual barang atau jasa yang Anda buat sendiri ternyata tidak mudah. Apalagi jika Anda menjual barang atau jasa secara online yang notabene belum mengenal lebih dekat online shop Anda. Itulah tantangan yang harus Anda hadapi, jika Anda ingin barang atau jasa yang ditawarkan terjual habis. Maka dari itu Anda harus berusaha ekstra untuk memperkenalkan produk Anda dan membuat orang mencoba produk Anda.

• Tantangan Menjual Barang Dari Orang Lain Atau Distributor.
Menjual barang dari orang lain atau distributor termasuk bisnis dengan tingkat resiko yang rendah, tetapi bukan tanpa resiko sama sekali. Ada kemungkinan barang yang Anda dapatkan adalah sesuatu yang belum pernah Anda lihat sebelumnya atau ketika barangnya sampai ternyata kualitas dan bentuknya berbeda dan sebagainya. Tetapi resiko yang terbesar mungkin datang dari bagaimana cara Anda untuk membuat online shop Anda terlihat “berbeda” dari penjual eceran lain yang menjual barang dagangan yang sama. Untuk bisa membuat dagangan Anda laku, Anda harus bekerja ekstra keras untuk bisa membuat online shop dan dagangan Anda terlihat berbeda dan lebih menarik dari toko lain.

Dalam berbisnis tentunya Anda menginginkan produk yang Anda jual dapat laku dipasaran. Salah satu yang membuat barang produksi Anda laris adalah banyaknya konsumen yang membeli produk. Untuk mendapatkan minat lebih dari konsumen memang tidaklah mudah. Dibutuhkan cara-cara khusus agar konsumen yang Anda dapatkan terus meningkat. Konsumen biasanya akan kembali kepada Anda, jika pelayanan yang Anda berikan dianggap sangat memuaskan. Selain itu, produk yang Anda tawarkan juga sesuai dengan keinginan atau minat yang dimiliki konsumen tersebut. Berikut ini adalah cara bagaimana memaksimalkan online shop Anda:

1. Value for money
Menjalankan sebuah online shop intinya adalah bagaimana memberikan kemudahan kepada pelanggan. Anda dapat mengurangi usaha mereka untuk pergi keluar untuk melihat-lihat dan membeli produk dan juga menghemat biaya mereka untuk melakukan hal tersebut. Jika sebuah produk dapat dipesan dan dikirimkan ke depan pintu Anda, mengapa Anda harus pergi ke toko?
Meskipun kemudahan adalah faktor terbesar untuk kesuksesan online shop, ada faktor lain yang penting yaitu harga produk.
Oleh karena itu, sebagai pebisnis online shop Anda harus pintar dalam menentukan harga agar produk yang Anda tawarkan dapat dibeli oleh konsumen. Dalam menentukan suatu harga jual maka Anda harus mengetahui harga pokok suatu produk yang akan dijualnya. Hal tersebut bisa diketahui berdasarkan beberapa hal seperti melihat harga pokok suatu produk ditambah dengan biaya-biaya lainnya. Kemudian, Anda bisa menghitung keuntungan yang ingin diperoleh sehingga bisa ditentukan harga jual suatu produk. Namun, jika Anda mengambil produk dari seorang pedagang maka sebaiknya bandingkan terlebih dahulu dengan yang lainnya. Jika memang harga pokok yang didapat dari agen sudah terlalu tinggi maka Anda sebaiknya mengurangi jumlah laba yang diinginkan agar bisa mendapatkan harga jual yang tetap dapat bersaing dengan yang lainnya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa pelanggan merupakan prioritas Anda, jadi pastikan bahwa harga jual yang Anda tetapkan akan dapat di terima oleh pelanggan. Artinya harga menentukan kualitas, yang berarti bahwa harga menentukan kualitas yang Anda tawarkan kepada target pelanggan Anda. Jika Anda tidak mempertimbangkan faktor ini, bisa jadi produk yang di tawarkan tidak akan laku.

Salah satu alasan orang memilih untuk belanja online adalah harga yang lebih rendah dari outlet, dengan kualitas yang sama. Jadi, kualitas dan kesesuaian dengan harga, perlu dipertahankan

2. Pelayanan
Pelayanan terbaik merupakan hal penting yang wajib diberikan oleh pelaku bisnis. Sebaik apapun Anda berpromosi namun minus dalam memberi pelayanan juga service dapat membuat pembeli kabur dan paling buruk tak akan mempercayai online shop milik Anda.
Semua pelanggan umumnya memiliki alasan yang sama ketika berkunjung ke online shop yakni mencari sesuatu untuk kebutuhannya. Pelanggan biasanya berkunjung ke online shop dari rekomendasi atau sebuah iklan online shop yang menarik minat membeli. Berapapun produk atau jasa yang dibeli dan uang yang dikeluarkan, pelanggan berhak mendapatkan pelayanan terbaik.
Jangan sekali-kali mengecewakan pelanggan karena akan sangat berpengaruh pada citra bisnis usaha Anda. Layani dan berikan pelayanan terbaik agar pelanggan merasa puas dan kembali lagi atau bahkan merekomendasikannya ke orang lain. Strategi iklan dari mulut ke mulut hingga saat ini juga jadi cara efektif meningkatkan omset penjualan. Seperti jasa iklan Instagram yang biasanya saling berpromosi dengan mendekatkan produk ke follower guna menjaring minat membeli.

3. Good posting = Good display
Ada kalanya pengikut atau followers Anda jenuh dengan postingan produk yang Anda jual. Untuk mengantisipasi mereka unfollow, cobalah sekali-kali unggah foto seputar dunia dan sekeliling Anda. Bisa berupa motivasi, berita terkini sampai dengan jokes. Content yang menarik justru akan lebih banyak menarik orang untuk melihat dan bahkan tidak ragu untuk mem-follow Anda.
Setelah itu, jangan lupa untuk memberikan tags tentang foto Anda. Anda juga bisa memberikan caption atau hashtag di bawah foto yang sudah Anda unggah. Dengan melibatkan caption yang menarik dan hashtag yang sesuai, maka pengikut Anda tidak akan pernah ragu memberikan like-nya untuk foto tersebut.
Untuk mendapatkan hasil like yang banyak dan follower yang bertambah lebih banyak lagi, cobalah unggah foto terbaik yang Anda miliki. Anda bisa mulai belajar teknik pencahayaan atau pengambilan angle untuk foto yang nantinya akan Anda upload di Instagram. Semakin menarik maka bukan tidak mungkin akan semakin banyak yang menyukai foto Anda.

4. Mempertahankan kredibilitas
Kredibilitas adalah suatu kualitas, kapabilitas atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Banyak orang setuju bahwa kredibilitas adalah aset termahal sepanjang massa. Mengapa demikian? Seorang pemimpin yang kredibel akan membuat anggotanya merasa bangga menjadi bagian dari organisasi, menjadi semangat, memiliki komitmen, serta loyalitas dan rasa saling memiliki terhadap organisasi. Melalui hal tersebut, Anda tentunya bisa membayangkan, betapa berharganya kredibilitas ini. Bayangkan saja jika kredibilitas ini melekat kuat pada bisnis online Anda.

Tentunya, banyak pelanggan yang tanpa ragu lagi memilih produk-produk pada toko online Anda. Bahkan, melalui kredibilitas ini sangat bermanfaat membangun komitmen dan loyalitas yang kuat pelanggan. Sehingga, mereka akan lagi dan lagi kembali dan mempercayakan berbelanja secara online. Hal ini akan membuat bisnis online Anda terpercaya dan semakin berkembang dengan pesat.

Memang tidak mudah untuk membangun bisnis online terpercaya dan kredible. Anda harus merintisnya mulai dari awal. Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membangun kredibilitas online shop Anda: Pertama, Testimonial. Jika Anda ingin bisnis online Anda terpercaya, maka Anda dapat memanfaatkan fungsi testimonial. Dengan cara menempatkan beberapa kutipan positif dari pembeli yang pernah menggunakan produk atau jasa kita, hal tersebut akan lebih ‘menentramkan’ hati calon pelanggan. Kedua, Media Sosial. Sebagian besar, calon pembeli Anda akan memeriksa secara online sebelum mereka memutuskan untuk bertransaksi dengan Anda. Mereka memastikan, apakah Anda meng-update produk atau konten-konten secara teratur? Hal ini untuk memastikan bahwa toko online Anda adalah asli, transparan, dan selalu mendengarkan dan berkomunikasi baik dengan pelanggan. Untuk itu, media sosial adalah solusi bagi Anda untuk menunjukkan bahwa bisnis online Anda terpercaya. Ketiga, Memasang harga ‘aman’ untuk produk Anda. Agar bisnis online semakin terpercaya di mata banyak orang, maka Anda perlu pasang harga normal yang tidak jauh dari harga normal di pasaran. Untuk melakukan hal tersebut, sebelumnya Anda harus melakukan survei harga. Keempat, Produk menggunakan brand terpercaya. Salah satu cara untuk membangun bisnis online terpercaya adalah, dengan menjual produk-produk terpercaya. Artinya, produk yang dijual telah mempunyai brand yang telah dikenal karena kualitasnya. Hal ini dimaksudkan, untuk mendorong agar calon pelanggan merasa tertarik dan percaya bahwa online shop Anda benar-benar memiliki kredibilitas yang baik. Kelima, Akses mudah untuk menghubungi Anda. Salah satu hal yang paling menjengkelkan bagi calon pelanggan adalah, mereka ingin melakukan pembelian produk atau jasa, namun sangat sulit menghubungi admin online shop tersebut. Untuk mengatasi hal ini, Anda wajib untuk menyertakan beberapa contact person lainnya. Misalnya, dengan menyertakan nomor telepon alternatif, alamat email, hingga akses ke media sosial, seperti BBM, Line, atau Aplikasi Whatsap. Selain itu, buatlah Frequently Asked Questions (FAQ), policy, dan prosedur yang jelas tentang bisnis online Anda, daftar pengiriman, adanya retur barang, jam pelayanan dan lain-lain, itu bertujuan untuk mengurangi pertanyaan dari pelanggan. Sehingga, tanpa bertanya pada Anda, mereka sudah tahu hal-hal yang mendasar dari proses jual beli bisnis Anda.

Beberapa poin di atas merupakan hal yang dapat Anda lakukan untuk membentuk bisnis online terpercaya. Intinya adalah, kredibilitas ini akan terbentuk dengan sendirinya apabila Anda melakukan pelayanan terbaik kepada semua pelanggan Anda.

Di era serba digital sekarang ini menjual barang tidak harus dilakukan secara offline di pasar-pasar tradisional. Dengan modal komputer dan jaringan internet Anda pun bisa menjajakan barang secara online, lebih murah karena tidak perlu menyewa toko dan membeli alat-alat pendukung lainnya.

Salah satu media promosi yang kerap digunakan adalah jejaring sosial, tetapi di luar sana ada puluhan jejaring sosial. Lalu manakah yang paling efektif untuk dijadikan lahan untuk berjualan? Dan apakah do and don’t jualan di media sosial? Berikut penjelasannya.

1. Kenali platform media sosial. Sebelum mulai berjualan ada baiknya Anda memahami platform media sosial mana yang terbaik untuk bisnis Anda. Hanya karena semua orang sepertinya berada di Facebook tidak berarti Anda harus melakukannya. Media sosial tidak satu ukuran cocok untuk semua. Jika Anda ingin meningkatkan Search Engine Optimization (SEO) Anda, maka Google+ atau YouTube mungkin pilihan terbaik Anda. Jika Anda ingin mengarahkan lalu lintas ke situs Anda atau meningkatkan keterlibatan pelanggan Anda, maka Facebook, Twitter, dan Pinterest mungkin lebih cocok, menurut Social Media Today.

2. Gunakan Instagram. Dengan semakin berkembangnya jenis sosial media, banyak di antaranya yang dijadikan sebagai ajang promosi gratis berbagai produk yang dijual secara online. Para pemilik online shop (toko online) menggunakan jejaring sosial untuk memasarkan produknya untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih luas lagi. Instagram salah satunya, sosial media ini menampilkan gambar dan video. Penggunaan Instagram bagi pemilik akun sekaligus pemain toko online memang sangat besar manfaatnya dalam menggaet calon konsumennya. Gambar produk tinggal diunggah serta diberikan keterangan lengkap, baik spesifikasi produk, harga, dan cara pemesanan.

Di sisi calon pembeli, belanja online juga cukup praktis. Tinggal online atau terhubung internet melalui smartphone atau laptop, bisa langsung membeli barang yang diinginkan atau yang dibutuhkan. Maka, tidak heran jika beberapa calon pembeli membuat akun Instagram khusus untuk berbelanja di online shop.

3. Do not tag on Facebook, it’s annoying. Mungkin Anda pernah merasakan ketika sedang berselancar di media sosial Facebook mendapatkan tag dalam sebuah postingan orang lain yang berisi tentang jualan produk orang lain. Biasanya orang-orang seperti itu mempromosikan produknya dengan cara update status dan men-tag puluhan bahkan ratusan orang. Untuk menjangkau lebih banyak orang dan lebih luas agar mereka mengetahui produk yang dijualnya.

Namun, cara tersebut bukanlah cara yang efektif untuk menggaet pembeli. Teknik men-tag banyak orang ialah merupakan cara paling annoying dalam mempromosikan produk secara online melalui Facebook. Dikarenakan selain dapat mengganggu kehidupan orang lain, hal tersebut juga memudahkan pesaing bisnis anda untuk mengetahui segment pasar Anda.

Coba bayangkan ketika anda hendak ingin melakukan teknik tag seperti ini. Siapa saja orang-orang yang akan Anda tag? pasti orang-orang yang berpotensi beli produk Anda. Nah ketika Anda men-tag orang-orang seperti itu, bisa jadi pesaing bisnis Anda juga meng-add atau memprospek mereka. Jika anda ingin menggunakan teknik seperti ini sebaiknya anda berpikir ulang ketika ingin menggunakannya.

4. Mintalah data pembeli Anda. Semakin berkembang pesatnya jual beli online ternyata juga dibarengi dengan makin banyaknya kasus penipuan kepada para pemilik online shop. Berikut ini beberapa cara menghindari modus penipuan oleh pembeli online, seperti mintalah nomor kontak pribadi pembeli yang dapat dihubungi.

5. Jagalah kualitas barang atau jasa yang Anda jual. Satu hal yang sangat powerful untuk dijadikan identitas selain nama online shop adalah kualitas produk yang dijual. Jika sebuah produk unik dan berkualitas tinggi (tidak ada yang menandingi), dapat dipastikan bahwa pembeli akan selalu mengingat toko online Anda. Selain itu, online shop yang diingat karena kualitas produk serta pelayanan yang baik adalah salah satu indikator kesuksesan sebuah online shop.
Demikianlah tips dan cara jualan secara online. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda dan perkembangan bisnis Anda.

Komentar

belum ada komentar

Silahkan Log In terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

artikel terkait

Belakangan ini perkembangan teknologi sangat pesat. Teknologi sangatlah berpengaruh di ...

Wednesday, 20 September 2017

Dewasa ini berbelanja bukanlah suatu kebutuhan, melainkan suatu kegiatan yang ...

Thursday, 14 December 2017