Jadi Tidak Lebih Konsumtif Di Tahun Depan, Mungkinkah?

Jadi Tidak Lebih Konsumtif Di Tahun Depan, Mungkinkah?

Dewasa ini berbelanja bukanlah suatu kebutuhan, melainkan suatu kegiatan yang dapat menimbulkan sifat adiktif bagi sebagianorang, seperti: berbelanja untuk mengumpulkan barang koleksi atau kegemaran, belanja barang-barang yang sesuai dengan hobinya, berbelanja untuk mempercantik penampilan, mempercantik rumah, bahkan mereka bisa saja belanja karena tidak bisa melihat barang menarik yang dijual di mall maupun akun onlineshop. Hal tersebut tentunya dapat membuat seseorang menjadi  konsumtif.

Kebiasaan berbelanja membeli barang atau jasa haruslah dilakukan dengan menerapkan sejumlah aturan yang ketat untuk mencegah kebobolan pada pos pengeluaran. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka telah melakukan sejumlah pemborosan di dalam hidup mereka. Hal ini berlangsung seperti kebiasaan yang tidak disadari dan menjadi hal yang terlihat wajar di dalam kehidupan yang mereka jalani. Jika dibiarkan berlangsung terus-menerus, maka kebiasaan ini akan sangat sulit untuk diubah dan dihilangkan. Nah, apabila Anda tidak bisa mengendalikan keinginan untuk berbelanja tentunya Anda bisa saja sengsara dalam hal keuangan.

Sekarang coba Anda renungkan dan check kembali, sudah berapa barang atau jasa yang Anda beli di tahun 2017? Berapa banyak pakaian, makanan, makeup, tas, sepatu dan lain-lain yang Anda beli? Serta periksalah keuangan Anda, apakah uang tabungan atau gaji sudah habis sebelum akhir bulan? Jika sepanjang 2017 kamu merasa boros …  ayo buat keuangan di tahun 2018 lebih terkendali dan sehat.  

Tahun baru akan segera tiba perubahan dalam hidup harus lah selalu ada baik dalam kehidupan maupun finansial. Lalu, apakah 2018 kamu ingin lebih bijak dalam spending? Mari memulai segala hal yang lebih baik, termasuk spending yang lebih terencana, bijak dan sehat.

  • Kurangi Kebiasaan Impulsif dan Konsumtif

Kebiasaan Impulsif dan Konsumtif  dapat menyebabkan finansial Anda menjadi ‘tidak sehat’ dan membuat Anda semakin boros. Apalagi kemajuan teknologi saat ini dengan adanya internet tidak hanya memudahkan Anda untuk menjaga kontak dengan relasi dan keluarga saja di media sosial, tetapi juga menjadi sarana untuk bertransaksi jual beli barang atau jasa secara online. Anda dapat berbelanja apapun kebutuhan Anda melalui toko online (online shop) mulai dari makanan, kebutuhan rumah tangga, elektronik, sepatu hingga pakaian.

Maka tidak heran saking banyaknya barang yang ditawarkan pada online shop membuat Anda tidak bisa move on, sedikit- sedikit Anda bisa saja memesan makanan melalui go food, membeli baju dengan layanan go shopping dan scroll social media hingga membuat Anda lapar mata dan tanpa di sadari Anda telah mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk belanja di online shop. Apalagi cara transaksinya pun sangat mudah tinggal klik, transfer dan barang pun di kirim ke rumah atau kantor Anda.

Oleh karena itu, mulailah untuk mengurangi kebiasaan tersebut agar keuangan Anda tetap sehat. 

  • Pastikan Memang Butuh atau Hanya Lapar Mata

Bagi sebagian orang,”lapar mata” saat belanja menjadi sebuah kebiasaan buruk yang sulit dihilangkan. Saat jalan-jalan ke mall atau lihat display barang di media sosial, yang niatnya hanya lihat-lihat saja bisa berakhir memborong banyak belanjaan karena susah mengendalikan diri. Kalau sudah begini, pengeluaran bisa membengkak tanpa kita sadari.

Penting sekali untuk belanja cerdas. Dalam artian bisa mengendalikan pemasukan dan pengeluaran dengan baik sekaligus memenuhi semua kebutuhan. Agar Anda tidak lapar mata sebaiknya sebelum belanja buatlah wish list atau daftar barang yang akan dibeli dan dibutuhkan. Dengan begitu, Anda bisa lebih fokus terhadap apa yang dibutuhkan dan membantu diri agar lebih terkontrol dalam membelanjakan uang, setiap belanja sebaiknya selalu bayar dengan uang tunai. Kalau pun dengan menggunakan kartu kredit, pastikan selalu bisa membayar lunas saat jatuh tempo tagihan, jangan sampai menunggak.  

  • Sale, New Items, Barang Bagus, Akan Selalu Ada ; Tidak Pernah Ada Habisnya.

Sale (diskon), new items, barang bagus, akan selalu ada ; tidak pernah ada habisnya. Anda sebagai buyer harus cerdas dalam berbelanja, jangan hanya karena pakaian, sepatu, tas, sedang sale atau merupakan produk terbaru dan limited edition, Anda langsung membelinya tanpa memikirkan keuangan dan kebutuhan Anda di tahun berikutnya. Padahal belum tentu Anda butuh barang tersebut.

Tidak semua barang diskon, keluaran terbaru dan barang bagus harus dibeli. Ingat bahwa selain musim diskon dan new items ini masih ada kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi, dan investasi untuk masa depan yang harus dilakukan. 

  • Buat Rencana Keuangan

Agar Anda tidak kebablasan dalam berbelanja di tahun yang akan datang buatlah rencana dan catatan keuangan yang rapi : dahulukan pengeluaran wajib seperti bayar listrik, pembayaran pajak kendaraan dan rumah, cicilan kartu kredit dan anggaran belanja lainnya yang signifikan. Pastikan untuk mencatat dengan detail semua pengeluaran ini penting untuk membantu mengevaluasi pengeluaran untuk pembelian barang atau jasa yang tidak penting. Lalu, bijaklah dalam memakai kartu kredit, gunakan kartu kredit untuk kebutuhan yang penting saja, misalnya untuk mencicil mesin cuci atau sofa sehabis membeli rumah baru.

  • Mulai kebiasaan baik yg efeknya membuat kamu lebih hemat.

Agar keuangan Anda tetap sehat dan pengeluaran untuk membeli makanan, barang maupun jasa tetap berjalan sesuai dengan rencana keuangan Anda. Berikut ini ada beberapa hal lain yang juga challenging untuk dicoba agar Anda lebih smart spending di tahun 2018 :

  1. Cook your own lunch or dinner : pasti hemat, lebih sehat.
    Dengan memasak makanan untuk makan siang atau malam setidaknya Anda dapat memangkas setengah dari jatah makan siang atau malam yang biasa dikeluarkan. 

  2. Ganti kegiatan yang berpotensi membuatmu boros. Karena jika Anda tetap strolling at the malls atau melihat display online shop , hal itu berpotensi menimbulkan niat belanja yang tidak terduga dan terencana. Ketika melihat suatu barang yang di-display di toko, bisa jadi Anda langsung tertarik dan ingin membelinya meskipun tidak ada rencana untuk membelinya dalam daftar belanja yang telah Anda buat. Oleh karena itu, gantilah kegiatan tersebut dengan kegiatan lainnya seperti : membaca buku favorite dan berolah raga.
  3. Cut your addiction! Perlahan kurangi apapun yang membuat Anda ketagihan. You’ll be surprise how much you can saved.

Ingin latihan berhemat menuju 2018? Kendalikan lapar mata di hari belanja online nasional 12 Desember atau pesta diskon akhir tahun.

 

Komentar

belum ada komentar

Silahkan Log In terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

artikel terkait

How To Poke Tease Their Heart And Win Their Thumb ...

Wednesday, 18 October 2017

Sebagai pihak yang menawarkan barang atau jasa, kerapkali kita hanya ...

Friday, 22 December 2017