Yang Muda Yang Berbahaya: Inspirasi 7 Pengusaha Muda di Panggung Final GSEA

Yang Muda Yang Berbahaya: Inspirasi 7 Pengusaha Muda di Panggung Final GSEA

Dan jika kami bersama, nyalakan tanda bahaya/ Musik akan menghentak, Anda akan tersentak/ Dan kami tahu engkau bosan, di jejali rasa yang sama/ Kami adalah kaum muda beda dan berbahaya

Superman is Dead - Kami Bersama

Anak muda dengan semangatnya yang membara seringkali menjadi simbol perjuangan, asa yang berkobar, hingga inovasi - kebaruan berpikir yang cerdik dalam mengatasi permasalahan yang ada di lingkungan sekitarnya. Setelah membahas Global Student Entrepreneur Awards di artikel LOKAmedia sebelumnya, kali ini LOKAmedia akan membahas lebih jauh mengenai profil 7 pengusaha muda yang berlaga di Panggung Final GSEA.

Tujuh anak muda inspiratif yang mampu membanggakan Indonesia ini karya-karyanya mampu memberi perubahan pada sekita, lho, KawanLOKA! Ketujuh  anak muda yang menjadi sumber inspirasi LOKAmedia kali ini adalah finalis dari kompetisi Global Student Entrepreneur Awards (GSEA). Di usia yang masih sekitar 20-30 tahun ini mereka tidak hanya mampu berwirausaha tetapi juga membantu masyarakat di sekitarnya. Ingin tahu siapa saja mereka? Yuk, disimak sama-sama, KawanLOKA.

  • M. Hakim, Bandung, produk Bau Duren, ia membuat produk kemasan daging duren dalam bentuk ice cream yang diminati masyarakat milenial kekinian. Dari usahanya yang dirintis tahun 2005 ini dapat meraup omset miliaran rupiah per tahun dan kini memiliki 70 agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Bisnis Bau Duren yang dijalani ini bukan untuk mengejar materi, tetapi juga dapat bermanfaat pada berbagi pihak yang ikut serta membangun bisnis Bau Duren ini, mulai dari pemilik kebun, pegawai, kurir, percetakan dan lain-lain. Ia ingin menjadikan “manfaat” yang ia berikan pada orang lain sebagai alasan kesuksesannya. 
  • I Kadek Karya Yoga Utama, Denpasar, produk Rudraksha Bali Beads, Aksesoris berupa gelang, kalung dan anting-anting yang terbuat dari paduan biji rudraksha, batu alam dan silver beads yang dibuat menjadi sebuah ukiran (berbentuk hanoman, garuda, dan King Ganapati) yang menonjolkan budaya adat Bali. Biji rudraksha ini adalah gemstone yang memiliki khasiat kesehatan dan aromatheraphy. Usahanya ini adalah hasil research yang lakukan beberapa waktu silam. Saat itu aksesoris asal Thailand sangat popular dan banyak sekali pembelinya, selain bentuknya unik tetapi dari segi harga aksesoris itu lebih murah dibandingkan dengan aksesoris yang dijual oleh pengrajin aksesoris di Bali. Melihat hal itu, Yoga tak tinggal diam.  Ia pun akhirnya membuat aksesoris yang tidak kalah bagus, unik dan murah. Untuk pembuatan aksesoris itu ia pun memanfaatkan tenaga pengrajin aksesoris yang ada di lingkungannya. Aksesoris yang dibuatnya memiliki fungsi kesehatan dan memiliki sebuah cerita didalamnya. Ia percaya bahwa produknya juga dapat mengenalkan budaya budaya Nusantara melalui sebuah aksesoris dengan cerita didalamnya. Produk tersebut juga berisikan aromatherapy dari minyak rudraksha yang dipercaya dapat membuat orang menjadi lebih tenang saat menghirupnya.
  • Patria Prima Putra, Palembang, produk Brownies Manten, Brownies kering yang menjadi hadiah untuk orang terkasih. Patria memulai bisnisnya ini setelah melihat kegelisahan anak-anak muda terkait masalah cinta. Karena itu dirinya ingin membantu orang-orang mengungkapkan rasa cintanya dengan menggunakan kue Brownies Manten. Dari segi penjualan panggilan unik untuk para penjual panggilan “mertua” dan disteibutornya disebut “KUA”, reseller disebut “penghulu” dan calon customer disebut “calon mantu”.
  • M. Rofif, Malang, Gedhang Ganteng, pemilik gerai atau café yang menjual produk utama pisang. Keunikannya ada pada olahan pisang yang berbeda dari gerai lain. Dalam menjalankan usahanya tersebut Rofif dibantu oleh beberapa pegawai yang satusnya masih mahasiswa dan mahasiswi. Di kafe miliknya tersebut mahasiswa juga dapat mengerjakan tugas kuliah dan belajar manajemen usaha kuliner. 
  • Andi Hilmi, Makassar, CV Garuda Energi Nusantara, membangun industri biodiesel dari minyak goreng berkas (minyak jelantah) menjadi alternative bbm solar yang nantinya biodiesel itu dijual ke para nelayan yang ada di pesisir selat Makassar.  Dalam usahanya tersebut ia melibatkan mantan preman. Ia meng-edukasi masyrakat mantan preman untuk peduli lingkungan dengan membentuk agen pengepul minyak jelantah yang selanjutnya diolah menjadi biodiesel. 
  • Aesta Fajar, Semarang, Alra Makmur, produk yang diproduksinya adalah tas kulit sapi dengan proses anylin dengan material dasar white blue. Tas kanvas menggunakan material kanvas sintetis. Walaupun terbuat dari bahan yang sama yakni kulit, tapi bau dari produk itu tidak menyengat, warna cenderung rata, tidak mudah tergores dan lembut pegangannya. Sehingga itu menjadi keunggulan produknya.
  • Edy Fajar Prasetyo, Jakarta, Eco Bussiness Indonesia (EBI), EBI adalah aktivitas Social Entrepreneurship yang memanfaatkan limbah menjadi upcycle product dengan value yang lebih tinggi. Mereka pun memiliki tagline: “Ubah sampah jadi berkah” atau “ Ubah plastik jadi antik”. Melalui mekanisme KUPAS (Kumpulkan Pilah Sedekahkan) EBI mereduksi permasalahan sampah dan membuat pemukiman lebih asri.  

 

Bagaimana, KawanLOKA? Profil pengusaha mana yang paling inspiratif dan dirasa cukup membakar semangat KawanLOKA yang sedang merintis usaha? Semoga apa yang mereka lakukan bisa menjadi inspirasi, membuat Anda semakin termotivasi untuk berwirausaha dan bermanfaat untuk lingkungan sekitar, ya, KawanLOKA.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    

Komentar

belum ada komentar

Silahkan Log In terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

artikel terkait

Apakah yang terlintas pertama kali di pikiran Anda ketika mendengar ...

Thursday, 22 March 2018

Olahraga memiliki tempat istimewa di hati masyarakat dunia. Tidak sekedar ...

Friday, 20 April 2018